Monday, April 9, 2012

Berapa Lama Telinga Manusia Tahan dalam Sunyi?

Laboratorium Orfield di Minneapolis menjadi tempat menguji batas kesabaran manusia menghadapi keheningan. Di tempat paling senyap di dunia ini, manusia hanya bisa berdiam selama 45 menit.

Ruangan berukuran 3x3 meter persegi tempat peneliti melakukan percobaan tersebut terdiri dari papan selebar satu meter yang ditempel tegak lurus dinding. Konfigurasi seperti ini membuat ruangan bisa menyerap 99,99 persen suara menciptakan tingkat keheningan sebesar -9,4 desibel. Telinga manusia umumnya bisa mendengar suara lebih tinggi dari nol desibel.

Sebelumnya ruangan milik Eckel Industries ini dipakai untuk menguji kebisingan berbagai mesin dan peranti elektronik. Salah satu peralatan yang diuji kebisingannya dalam ruangan ini adalah suara monitor ponsel pintar.

Lembaga penerbangan dan antariksa Amerika Serikat (NASA) berencana memakai ruangan ini untuk menguji daya tahan astronot. Dalam kondisi tanpa suara manusia diperkirakan mengalami rasa canggung karena mendengar suara yang seharusnya tak terdengar. NASA ingin mengetahui seberapa baik astronot berkonsentrasi dalam kesunyian.

Pemilik laboratorium, Steven Orfield, mengatakan di dalam ruangan ini manusia bisa mendengar detak jantung sendiri. Suara gerakan perut juga terdengar amat lantang. Terkadang suara jantung bisa terdengar. "Di dalam ruangan ini tubuh Anda menjadi sumber bunyi," kata Orfield.

Pengalaman yang tak lazim inilah yang mengacaukan pengalaman manusia. Dalam kondisi disorientasi seperti ini, kata dia, orang harus duduk.

Catatan laboratorium memperlihatkan manusia paling lama bertahan di dalam ruangan sunyi ini selama 45 menit. Orfield sendiri hanya bisa bertahan selama 30 menit di dalam kesunyian. Rupanya ia tak tahan mendengar suara mesin dari jantung buatan yang terpasang di badannya.

Sumber : tempo

No comments:

Post a Comment